Waspada,,Jenis Dehidrasi Pada Anak Diare

Anak Diare

Salah satu jenis penyakit yang sering menyerang anak-anak ini merupakan penyakti yang memang sangat menganggu kesehatan pencernaan anak. Yakni Diare, Diare merupakan buang air besar dengan frekuensi lebih sering serta feses encer dari biasanya. Saat diare, Tubuh akan kehilangan banyak carian dehidrasi dan elektrolit. Pada saat yang bersamaan, Usus juga tidak dapat menyerap elektrolit dan cairan yang diberikan kepadanya.

Jenis Dehidrasi Pada Anak Ketika Diare


Usia anak-anak yang mengalami diare cenderung lebih cepat mengalami dehidrasi dibanding orang dewasa.  Hal ini karena mereka didominasi oleh aor, Sehingga penanganan diare akan difokuskan untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Berikut beberapa jenis dehidrasi yang dialami anak ketika diare…

Tanpa Dehidrasi

Diare tanpa dehidrasi ini biasnya sikecil tampak biasa, Frekuensi buang air kecil juga tidak berkurang. Sehingga bunda dapat memberikan ASI serta makanan seperti biasanya. Untuk menanganinya bunda dapat memberikan cairan oralit 5 – 10 ml setiap kali terjadi diare.

Dehidrasi Sedang atau Dehidrasi Ringan

Dehidrasi ringan atau sedang bisanya ditandai dengan sikecil tampak haus dan  buang air kecil berkurang. Wajahnya terlihat ada perbedaan yang signifikan seperti matanya yang terlihat cekung, bibirnya kering dan kekenyalan kulit menurun. Selain tetap memberikan oralit, bunda sebaiknya segera membawa buah hatinya ke rumah sakit agar mendapatkan penanganan medis.

Dehidrasi berat

Jenis dehidrasi ini ditandai dengan dehidrasi sedang dan kondisi sikecil tampak lemas, nafas cepat dan denyut nadinya cepat.  Pada kondisi ini sudah waktunya dan sangat memerlukan perawatan medis rumah sakit dan perlu mendapatkan cairan infus secepatnya.

Tiga jenis dehidrasi diatas sangat perlu diwaspadi dan perlu tindakan berbeda-beda, Sebab itu sebaiknya bunda segera melakukan pencegahan diare pada buah hatinya. Berikut ada beberapa tips mencegaj dehidrasi pada Si Kecil.

Tips Mencegah Dehidrasi Saat Anak Diare

Memberikan Oralit
Ketika anak diare tanpa dehidrasi bunda dapat memberika oralit 5-10 ml, Setiap kali sikecil diare, Apabila sikecil muntah, setalah itu berikan kembali oralitnya.

Memberikan Obat Tablet Zinc
Tips kedua yakni memberikan tablet zinc untuk memperbaiki lapisan usus yang rusak selama Sikecil Diare. Bunda dapat meberikan selama 10 hari berturut-turut.

Memberkan Makanan dan Minuman Seperti Biasanya
Bunda jangan membatasi asupakan makanan dan minuman Si Kecil karena dapat menghambat asupan nutrisi dan vitamin sikecil. Sebaiknya tetap memberikan makanan dan minuman seperti sebelum Diare.

Segera Dapatkan Penangaanan Medis
Apabila Si Kecil sudah dehidrasi ringan sebaiknya segera bawa ke dokter agar segera mendapatkan penanganan medis. Hal ini mencegah sikecil agar tidak dehidrasi berat.

Itulah beberapa jenis dehidrasi dan tips mencegah dehidrasi ketika sikecil diare, Semoga bermanfaat dan Si Kecil selalu diberikan kesehatan .